Di Batas Cintaku . . .

Ada kata dalam diamku . . .

Bergurau di peraduan sepi,,membuatku berfikir bahwa aku gila

Tapi aku tidak gila,,hanya saja ada duniaku yang tak bisa mereka jamah

Lidahku memang jarang terlihat,,suaraku pun hanya sesekali terdengar

Tak berarti aku bisu . . .

Tak berani aku bersua,,sebab hati manusia mudah terluka hanya karna sebuah perkataan

Ada ego dalam kesabaranku . . .

Berharap menjadi makhluk sempurna,,tapi yakin ku tak bisa . . .

Geramnya wajahku tak segeram hatiku . . .

Saat ku tahu,,kini dy melangkah bersama yang lain

Cukup sudah,,khayal yang ku rajut takkan ku lanjutkan

Aku memilih tuk mendahuluinya,,dan menjauh darinya

Ada sakit dalam senyumku . . .

Bukan luka luar,,tapi luka dalam yang teramat perih

Jelaskan padaku mengapa hati bisa terluka?

Ku coba tegar,,tapi batinku berontak . . .

Aku memang selalu menyendiri,,

Tapi kini . . .aku merasa benar-benar sendiri

Langkahku gontai,,karna khayalku telah berakhir

Tak kan ada nyata dalam mimpi yang telah ku rancang . . .

Dy tak menghilang,,tapi kan ku coba menghilangkannya dalam benakku

Walau ku tahu mungkin akan terlalu sulit bagiku

Karna terlalu banyak yang kuinginkan darinya . . .

Dan terlalu lama bayangnya bersemayam dalam sanubariku . . .

Penantianku tak berujung kebahagiaan . . .

Khayalku pun akan tetap jadi khayalan . . .

Jiwaku terkubur mati dalam cinta posesif . . .

Seakan umurku kan berakhir di batas cintaku . . .

23/04/2008 20:51:30

Leave a Reply